Sebagian pemilik kendaraan masih keliru memahami perbedaan inspeksi dan servis rutin mobil karena keduanya sama-sama melibatkan proses pengecekan. Sekilas mungkin terlihat sama, tetapi sebenarnya fokus dua kegiatan ini berbeda.
Inspeksi umumnya dilakukan untuk menilai kelayakan suatu kendaraan, sedangkan servis rutin berfokus pada perawatan berkala agar performa mobil tetap optimal. Meski begitu, inspeksi dan servis tetap saling berkaitan.
Melalui inspeksi, Anda bisa mengetahui kondisi dan bagian kendaraan yang bermasalah.
Informasi tersebut berguna untuk menentukan pilihan servis perbaikan yang sesuai. Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.
Baca Juga: 6 Manfaat Menggunakan Jasa Inspeksi Mobil, Praktis & Efisien
6 Perbedaan Inspeksi dan Servis Rutin Mobil
Terdapat beberapa aspek yang membantu memudahkan pemahaman Anda terkait inspeksi dan servis mobil. Mulai dari definisi, waktu, hingga jenis pemeriksaannya bisa Anda simak di sini.
1. Definisi
Apa itu inspeksi mobil? Inspeksi adalah proses pemeriksaan secara menyeluruh untuk menilai kondisi dan kelayakan kendaraan pada waktu tertentu.
Pemeriksaan ini mencakup mesin, interior, eksterior, hingga kelengkapan berkas dokumen kendaraan.
Proses inspeksi dilakukan oleh tenaga profesional yang disebut inspektor. Inspektor bertugas menganalisis kondisi mobil secara objektif dan menyampaikan hasil diagnosisnya ke klien.
Sementara itu, servis rutin mobil merupakan kegiatan perawatan berkala yang juga melibatkan proses pemeriksaan.
Namun, itu tidak berhenti pada memeriksa saja, tetapi juga sampai mengganti dan memperbaiki komponen sesuai kerusakan.
2. Waktu
Dari segi waktu pelaksanaan, perbedaan inspeksi dan servis mobil rutin cukup jelas. Jadwal inspeksi mobil cenderung lebih fleksibel dan situasional.
Artinya, tidak ada patokan waktu yang pasti untuk melakukan inspeksi kecuali saat Anda butuhkan.
Misalnya, inspeksi ideal dilakukan saat Anda ingin membeli mobil bekas dan butuh gambaran kondisi kendaraan sebelum memutuskan pembelian. Selain itu, inspeksi juga kerap dilakukan sebelum mengajukan klaim garansi.
Berbeda dengan inspeksi, servis rutin memiliki jadwal yang lebih teratur dan jelas. Biasanya, servis ini berlaku tergantung dari jangka waktu atau jarak tempuh tertentu, seperti setiap enam bulan atau setelah menempuh 10.000 km pertama.
3. Tujuan
Tujuan utama dari inspeksi mobil adalah memastikan kelayakan dan kondisi kendaraan yang sebenarnya.
Dengan inspeksi, Anda bisa tahu apakah fitur-fitur mobil berfungsi baik dan mobil aman dikendarai.
Apalagi saat membeli mobil bekas, inspeksi sangat penting untuk menghindari kerugian.
Berkat pengetahuan inspektor professional, Anda bisa mencegah mendapatkan mobil bebas kecelakaan atau banjir yang sulit disadari oleh mata.
Sementara itu, tujuan servis rutin adalah menjaga performa mobil agar tetap optimal. Bagian-bagian yang bermasalah segera mendapat penanganan agar tidak cepat aus sehingga memperpanjang usia pakai kendaraan.
4. Lokasi
Dari segi lokasi, lagi-lagi inspeksi fleksibel bisa di rumah, bengkel, atau bahkan langsung di dealer mobil bekas.
Fleksibilitas ini tergantung dari kesepakatan Anda dengan jasa inspeksi ingin melakukan pemeriksaan di mana.
Di sisi lain, servis rutin kebanyakan berlokasi pada bengkel resmi atau bengkel biasa karena fasilitas perawatannya jauh lebih lengkap.
Terlebih, jika servisnya melibatkan penggantian komponen sehingga membutuhkan peralatan khusus.
5. Jenis Pemeriksaan
Baik inspeksi dan servis mobil sama-sama melibatkan proses pemeriksaan, meski keduanya sedikit berbeda.
Pada inspeksi mobil, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan menilai kondisi eksterior, interior, hingga mesin dan transmisi.
Selain itu, inspeksi juga mencakup pengecekan kelengkapan dan keaslian surat kendaraan seperti STNK.
Sementara itu, servis memeriksa bagian mobil secara menyeluruh mulai dari mesin, transmisi, sistem kelistrikan, sistem pengereman, lampu, dan komponen lainnya. Bedanya dengan inspeksi, yakni servis tidak melakukan pengecekan surat.
Baca Juga: Cek Rincian Servis Mobil dari Komponen hingga Biayanya
Pengecekan dokumen kendaraan menjadi bagian penting dalam inspeksi karena berkaitan langsung dengan status hukum mobil, sedangkan pada servis rutin, pemeriksaan surat kendaraan umumnya tidak dilakukan.
6. Output
Perbedaan inspeksi dan servis rutin mobil yang paling jelas adalah dari output atau luarannya. Inspeksi mobil menghasilkan output berupa laporan kondisi kendaraan secara detail berisi spesifikasi mobil, catatan kerusakan, dan rekomendasi.
Laporan ini sangat membantu sebagai bahan pertimbangan bagi Anda yang ingin membeli mobil bekas. Outputnya bersifat informatif dan bukan tindakan perbaikan langsung.
Sebaliknya, output dari servis rutin adalah perbaikan dan pemeliharaan kendaraan. Jika hasil inspeksi memberi tahu bagian mana yang perlu diperbaiki, output servis adalah praktik nyatanya.
Tips Memilih Jasa Inspeksi dan Servis Rutin Mobil
Menentukan jasa inspeksi dan servis rutin mobil yang akan Anda gunakan tidak bisa sembarangan. Pasalnya, kualitas layanan akan berpengaruh besar terhadap kondisi kendaraan. Maka dari itu, perhatikan beberapa hal berikut.
Baca Juga: 4 Kelebihan Menggunakan Jasa Inspeksi Mobil Bekas, Yuk Cek!
1. Reputasi Jasa
Pastikan penyedia jasa yang Anda tuju memiliki reputasi baik. Cara mengetahuinya bisa dengan menilai ulasan atau testimoni dari pelanggan sebelumnya. Jika cenderung positif, jasa tersebut artinya mampu memberikan pelayanan memuaskan.
2. Tenaga Profesional
Inspeksi mobil memerlukan inspektor yang ahli otomotif sehingga dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan kendaraan.
Sementara servis, juga membutuhkan teknisi yang ahli untuk memelihara mobil. Jadi, pastikan penyedia jasa punya tenaga profesional yang berpengalaman!
3. Transparansi Harga
Berikutnya, pilih penyedia jasa yang menjelaskan biaya layanan sejak awal dengan rincian yang jelas. Hal ini demi menghindari adanya biaya tersembunyi yang mengacaukan budget Anda.
Bagi Anda yang sedang mencari jasa inspeksi mobil bekas dengan reputasi bagus, dukungan profesional, dan harga transparan, semuanya ada di CarsCheck.
Kami melayani pengecekan mobil bekas dengan harga terjangkau mulai dari Rp299.000 saja. Selain itu, CarsCheck juga menawarkan garansi mobil agar kendaraan terjamin aman dari kerusakan.
Lakukan booking inspeksi maupun mendaftar garansi langsung melalui kontak customer service kami!
Erwin Juntoro telah menggeluti dunia otomotif sejak tahun 2018. Dengan latar belakang pendidikan dari SMK Otomotif, Erwin memiliki keterampilan yang baik mengenai kelistrikan, mesin, transmisi, dan modifikasi kendaraan. Saat ini ia aktif berbagi pengetahuan di website CarsCheck.