Penting bagi pemilik kendaraan untuk tahu bagaimana cara cek ketebalan ban mobil.
Karena ban yang menipis, punya resiko yang sangat besar untuk keamanan dan kenyamanan berkendara di jalan raya.
Sayangnya, selama ini banyak pengemudi yang baru menyadari bahwa ban sudah tipis ketika mobil terasa tidak stabil dikendarai. Padahal, hal tersebut sangat membahayakan diri sendiri maupun pengendara lain.
Lantas, bagaimana cara cek ketebalan ban mobil itu? Yuk, simak informasinya sampai akhir!
Baca Juga: Cara Menjaga Kondisi Ban Mobil Bekas Agar Awet
Cara Cek Ketebalan Ban Mobil
Pada dasarnya, untuk memeriksa ketebalan ban sangatlah mudah karena sudah ada indikator yang bisa Anda temukan langsung pada ban. Indikator tersebut bernama Tread Wear Indicator (TWI).
Umumnya, indikator TWI ini berada di dinding ban dan memiliki icon yang berupa segitiga. Inilah cara cek ketebalan ban mobil dengan menggunakan TWI:
- Cari icon segitiga TWI pada dinding ban mobil terlebih dahulu
- Setelah menemukannya, Anda bisa menarik garis lurus icon tersebut ke arah telapak ban
- Nantinya Anda bisa menemukan jendolan kecil yang berlokasi di celah kembangan ban dan jendolan ini biasanya memang lebih rendah dari sisi paling luar ban
- Nah, jendolan inilah yang menjadi indikator ketebalan ban mobil
- Prinsipnya, saat jendolan tersebut sudah sejajar dengan bagian terluar ban, maka ban sudah berada dalam kondisi yang tipis dan harus segera Anda ganti
- Karena berdasarkan indikator TWI, ban yang sudah sejajar dengan jendolan artinya sudah sangat tipis sehingga ban tidak akan mampu memberikan performa secara maksimal untuk pemakaian di jalan raya.
Baca Juga: Faktor Ban Mobil Bisa Pecah
Ciri Ban Mobil Harus Segera Diganti
Selain menggunakan indikator TWI, ada beberapa ciri ban mobil yang harus segera diganti lainnya, seperti:
1. Jarak Tempuh
Pertama, ada jarak tempuh. Jarak tempuh juga bisa menjadi indikator ban yang sudah aus sehingga harus segera Anda ganti.
Umumnya, ketika ban sudah menempuh lebih dari 40.000 km, maka sebaiknya harus segera memperoleh penggantian.
Karena pada angka tersebut, ban sudah tergolong tipis dan aus.
2. Usia Ban
Selain jarak tempuh, Anda pun harus memperhatikan usia ban. Umumnya ban mobil bisa Anda gunakan dengan rentang usia pemakaian 3 sampai 5 tahun. Lebih dari itu, maka Anda sebaiknya mengganti ban.
Karena karet memiliki sifat yang mudah kehilangan elastisitas seiring berjalannya waktu. Apalagi jika Anda menggunakan mobil dalam intensitas yang begitu tinggi setiap harinya.
Jika Anda membiarkan elastisitas tersebut hilang, ban pun akan terasa keras karena sudah tidak tebal dan beresiko untuk digunakan di jalan raya.
Baca Juga: Saran Tekanan Ban Mobil yang Bagus
3. Ban yang Sering Kempes
Ban memang bisa kempes, tapi jika sangat sering, maka Anda harus waspada. Karena ban yang mudah kempes bisa jadi indikasi bahwa struktur ban sudah melemah.
Umumnya, ban yang tipis dan aus, tidak bisa menyimpan angin dengan maksimal sehingga akan mudah kempes.
4. Ban yang Retak dan Muncul Benjolan
Jangan abaikan jika Anda melihat retak pada atau benjolan pada ban mobil. Sebab, keduanya bisa jadi indikasi bahwa kondisi ban mobil sudah tidak baik sehingga sebaiknya Anda segera menggantinya.
5. Ban yang Tidak Stabil dan Terasa Bergetar
Terakhir, ban terasa tidak stabil dan bergetar pun wajib menjadi perhatian. Karena ketika ban kehilangan keseimbangannya, ini bisa menjadi indikasi bahwa ban sudah aus atau tipis, sehingga harus segera diganti.
Itulah beberapa cara cek ketebalan ban mobil yang bisa Anda lakukan sendiri. Pada dasarnya, ban memang punya peranan yang sangat krusial untuk memastikan berkendara di jalan raya tetap aman dan nyaman.
Bahaya ban mobil tipis juga tidak boleh disepelekan, karena bisa meningkatkan resiko kecelakaan di jalan raya. Bukan hanya berbahaya untuk diri sendiri, tapi juga bagi pengendara lainnya.
Saat membeli mobil bekas, pastikan Anda hanya memilih jasa inspeksi mobil bekas terbaik, seperti CarsCheck.
Karena bagi mobil bekas, kondisi ban juga jadi pertimbangan terbesar yang begitu mempengaruhi kenyamanan dan keamanan.
Jika inspeksi tidak teliti, maka ban bisa saja luput dari pemeriksaan. Sementara itu, CarsCheck akan memastikan seluruh komponen mobil mendapatkan pemeriksaan yang mendetail, termasuk ban. Jadi, yuk hubungi CarsCheck sekarang!
Erwin Juntoro telah menggeluti dunia otomotif sejak tahun 2018. Dengan latar belakang pendidikan dari SMK Otomotif, Erwin memiliki keterampilan yang baik mengenai kelistrikan, mesin, transmisi, dan modifikasi kendaraan. Saat ini ia aktif berbagi pengetahuan di website CarsCheck.