CarsInfo

Faktor Ban Mobil Bisa Pecah

Faktor Ban Mobil Bisa Pecah

Faktor Ban Mobil Bisa Pecah, Carscheck.id – Ban mobil yang pecah merupakan masalah besar yang perlu diwaspadai oleh para pengendara. Insiden pecah ban bisa terjadi di mana saja, termasuk juga di jalan tol. 

Kondisi ini sangat berbahaya karena saat di jalan tol, mobil akan cenderung melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga risiko kecelakaan meningkat. Mari kita bedah beberapa faktor yang dapat menyebabkan ban mobil pecah dan bagaimana mengatasinya:

  • Terkena Benda Tajam: Ketika mobil melaju, ada kemungkinan ban terkena benda tajam seperti paku, atau pecahan kaca, atau juga batu. Benturan dengan benda tajam dapat merobek karet ban, akan membuat benang pada dinding ban mudah putus, dan akhirnya menyebabkan pecahnya ban. Selain itu, bisa juga kerikil yang tertinggal di tapak ban juga dapat mengakibatkan korosi dan merusak ban.
  • Jalan Berlubang: Jalanan yang berlubang, rusak, atau memiliki banyak kerikil dapat membahayakan ban mobil. Membentur lubang di jalan dengan kecepatan yang tinggi bisa menyebabkan putusnya kawat baja pada ban. Meskipun kita tidak bisa memperbaiki jalan yang rusak, setidaknya kita bisa menghindarinya atau tidak melaju terlalu cepat saat melewati jalan yang berlubang.
  • Kurang Tekanan Udara: Kurangnya tekanan angin pada ban mobil adalah faktor utama yang sering menyebabkan pecahnya ban. Tekanan udara yang tidak sesuai, akan membuat kawat baja pada ban mudah putus saat ada pergerakan dinding ban yang berlebihan. Pastikan selalu memeriksa tekanan angin secara berkala dan juga mengisinya sesuai rekomendasi pabrik.
  • Ukuran Velg Tidak Pas: Ukuran velg yang tidak sesuai dengan ban mobil juga bisa menyebabkan pecahnya ban. Ukuran velg yang tepat penting untuk keselamatan berkendara. Jika ukuran velg salah, dinding ban tadi akan terbebani secara berlebihan dan memicu pecahnya ban.
  • Kondisi Fisik Ban: Perawatan ban yang buruk, seperti ban yang sudah aus, retak, atau sudah ada goresan dalam, dapat mempercepat risiko pecahnya ban. Selalu periksa kondisi fisik ban secara berkala dan ganti jika diperlukan.
  • Perlakuan Keras Terhadap Ban: Mengemudi dengan gaya agresif, seperti mengerem tiba-tiba atau juga menikung dengan cepat, dapat merusak ban. Hindari perlakuan keras terhadap ban agar umur pakainya lebih panjang.
  • Jarang Dirawat: Ban yang jarang dirawat lebih rentan terhadap pecah. Ingat selalu periksa tekanan angin, lalu rotasi ban, dan kondisi fisik secara rutin.

Ingatlah bahwa menjaga kondisi ban mobil ialah langkah penting untuk keselamatan berkendara. Dengan memahami faktor-faktor tadi, kita dapat mengurangi risiko insiden yang tidak diinginkan.

Baca juga: Penyebab Mobil Turun Mesin

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *