Proses pembelian mobil bekas atau pickup kurang lebih lama, tapi soal inspeksi ada banyak poin berbeda. Inspeksi mobil pickup bekas jauh lebih detail dan ada beberapa bagian seperti kondisi bak yang perlu perhatian.
Pengecekan tersebut perlu, mengingat mobil pick up biasa digunakan sebagai kendaraan niaga.
Jangan sampai Anda rugi karena membeli pickup bekas yang kondisinya sudah tidak layak jalan atau punya banyak kerusakan tersembunyi.
Karena itu, Anda bisa cek dulu beberapa checklist penting ketika harus melakukan inspeksi pada pickup yang ingin dibeli.
7 Checklist saat Inspeksi Mobil Pickup Bekas
Saat ingin menginspeksi mobil pick up second, ada beberapa checklist penting berikut yang harus Anda jalani:
1. Suspensi
Cara inspeksi mobil bekas yang pertama kali adalah suspensi khususnya bagian belakang. Suspensi ini biasanya bekerja berat dalam menahan beban berat barang angkutan.
Anda harus memastikan anting per dan shockbreaker mobil masih dalam kondisi yang baik. Suspensi harus masih kuat dalam menahan beban untuk beberapa tahun ke depan.
Sedangkan suspensi bagian depan biasanya per keong. Anda hanya perlu memastikan tidak ada rembesan cairan yang membuktikan tidak adanya kebocoran atau kerusakan parah.
Untuk mengecek suspensi depan, Anda bisa menekan bagian atas roda atau ketika melewati polisi tidur.
Ayunan yang terjadi lebih dari satu kali menunjukkan bahwa shockbreaker kemampuannya sudah menurun.
2. Kondisi Bak
List selanjutnya adalah mengecek bagian bak yang berfungsi sebagai tempat untuk mengangkut barang.
Bak pickup juga harus berfungsi dengan baik, tidak ada retakan, bagian yang berlubang apalagi penyok.
Bak harus dalam kondisi prima, permukaan yang masih terlihat kuat. Meskipun ada bagian cat yang mengelupas, biasanya cukup normal khususnya bagian bawah bak yang muncul akibat gesekan angkutan barang.
Bagian pintu bak juga harus Anda pastikan dapat terbuka dengan mudah dan memiliki engsel yang tidak berkarat dan masih kuat.
Jika terdapat kerusakan, pastikan cukup kecil dan masih bisa Anda perbaiki dengan mudah.
Baca Juga: Berapa Lama Waktu Inspeksi Mobil Bekas? Ini Durasi Idealnya!
3. Rangka
Inspeksi mobil pickup bekas juga tidak boleh melewatkan bagian rangka atau sasis. Karena pickup sering digunakan untuk mengangkut barang, bahkan melewati jalanan yang buruk kondisi rangka sering kali bengkok.
Untuk memastikan bagian rangka ini masih bagus, Anda bisa cek ke bagian kolong mobil.
Cek apakah ada bengkokan pada rangka dengan teliti atau bekas las untuk menyambung sasis yang mungkin pernah patah.
Pengecekan rangka ini juga bisa Anda lihat dari bagian area ruang mesin. Ketika mobil pernah mengalami kecelakaan, rangka kanan dan kiri bisa saja mengalami bengkok.
4. Cek Tanda Overload
Check list inspeksi mobil bekas yang selanjutnya adalah memastikan apakah mobil pernah mengalami overload atau kelebihan muatan.
Tidak sedikit pemilik usaha yang memaksakan pickup untuk mengangkut muatan yang berlebihan.
Padahal, kelebihan muatan bisa mengakibatkan kecelakaan dan juga membuat kondisi kaki-kaki mobil rusak. Untuk itu, Anda harus cek tanda overload ini dengan mengendarai pickup.
Pada pickup yang mengalami overload, biasanya lebih sulit untuk dikendalikan, khususnya saat melewati jalan berkelok. Mobil juga memiliki rem yang sering blong atau kaki-kaki mobil terasa ambles.
Anda juga bisa memperhatikan kondisi ban. Biasanya, ban terlihat lebih gendut dari normalnya karena bagian dindingnya tertekan, khususnya pada bagian ban belakang.
Baca Juga: 6 Cara Inspeksi Mesin Mobil Bagus atau Tidak, Ada Solusi Praktisnya!
5. Gardan
Bagian gardan mobil pickup juga harus menjadi perhatian utama. Gardan adalah komponen yang meneruskan, mengubah, dan juga meningkatkan kerja poros penggerak.
Cara memastikan kondisi gardan adalah dengan mengecek rembesan oli pada bagian bawah gardan. Jika ada oli muncul, maka gardan mengalami kebocoran.
Anda juga bisa mengecek apakah mobil bersuara kasar pada bagian gardan saat berkendara. Suara biasanya akan muncul ketika terjadi gesekan keras pada gardan karena kurang oli.
Selain suara dengung, mobil juga akan memiliki getaran yang cukup kuat. Ini menandakan bahwa gear sudah retak bahkan ambrol parah.
6. Mesin
Tidak kalah penting, mesin adalah fokus utama dalam inspeksi mobil pickup. Mengecek mesin ini bertujuan memastikan apakah mobil akan boros, sistem pembakaran normal, dan juga tidak ada masalah pada blok mesin.
Beberapa layanan inspeksi biasanya menyediakan alat elektronik khusus untuk mengetahui kondisi mesin lebih detail. Karena itu, harga jasa inspeksi mobil bekas pun sepadan dengan hasilnya.
Dengan tim profesional dan peralatan khusus, kondisi mesin mobil pickup bekas yang akan Anda beli akan diketahui secara lengkap.
Baca Juga: Inspeksi Mobil Daihatsu Bekas Akurat dan Terpercaya 24 Jam
7. Riwayat Perawatan
Terakhir, Anda juga harus memastikan riwayat perawatan mobil pickup bekas berlangsung dengan jelas.
Sebaiknya, mobil memiliki buku servis yang lengkap sehingga Anda tahu bagaimana perawatan sebelumnya.
Dalam buku perawatan Anda bisa mengecek riwayat kerusakan, penggantian suku cadang, dan seberapa sering pemilik sebelumnya melakukan servis.
Buku servis ini akan menjadi bukti penting bahwa pemilik sebelumnya telah melakukan perawatan dengan rutin.
Karena mobil pickup yang terawata tentu memiliki kemampuan untuk pemakaian jangka panjang yang lebih aman.
Banyaknya komponen yang harus Anda cek, membuat inspeksi mobil pickup bekas sebaiknya diserahkan kepada ahlinya.
Anda bisa menggunakan jasa cek mobil bekas dari CarsCheck yang akan dilakukan oleh inspektor profesional.
Sebagai jasa inspeksi terpercaya, CarsCheck siap membantu Anda melakukan inspeksi kapan saja dengan laporan yang dikirim via online.
Biaya inspeksi mobil bekas juga sangat terjangkau, sehingga Anda bisa booking kapan saja.
Segera kunjungi CarsCheck untuk booking waktu inspeksi dan dapatkan laporannya segera.
Erwin Juntoro telah menggeluti dunia otomotif sejak tahun 2018. Dengan latar belakang pendidikan dari SMK Otomotif, Erwin memiliki keterampilan yang baik mengenai kelistrikan, mesin, transmisi, dan modifikasi kendaraan. Saat ini ia aktif berbagi pengetahuan di website CarsCheck.