masalah umum yang ditemukan selama inspeksi mobil

Beli mobil bekas tanpa inspeksi sama seperti membeli kucing dalam karung. Karena banyak masalah umum yang ditemukan selama inspeksi mobil bisa jadi bahan pertimbangan Anda membeli mobil. 

Mengenali apa saja masalahnya, membuat Anda tahu apakah mobil tersebut sesuai dengan harganya. Selain itu, Anda juga bisa mempersiapkan diri soal biaya dan juga perbaikan jika ada masalah yang masih mudah perbaikannya. 

Apa saja masalah-masalah yang mungkin timbul saat inspeksi mobil pun bisa Anda prediksi. Simak apa saja jenis masalahnya yang masih bisa Anda toleransi maupun rusak parah. 

9 Masalah Umum yang Ditemukan Selama Inspeksi Mobil

Wajar jika mobil bekas mengalami masalah di beberapa komponen saat inspeksi, mengingat waktu pemakaian dan perawatan sebelumnya. Berikut ini beberapa masalah umum yang mungkin saja terlihat: 

1. Muncul Bunyi Berdecit dari Rem

Inspeksi mobil bukan sekedar mengecek kondisi mobil, tapi juga mencoba mengendarai dan memastikan keamanannya. Salah satunya adalah mencoba sistem pengereman lancar atau tidak. 

Masalah yang sering muncul dari pengereman adalah suara berdecit, khususnya pada mobil LCGC yang pemakaiannya cukup lama. Bunyi ini muncul karena kemungkinan kampas rem habis dan pemilik sebelumnya belum menggantinya. 

Baca Juga: 6 Cara Inspeksi Mesin Mobil Bagus atau Tidak, Ada Solusi Praktisnya!

2. AC Mobil Tidak Terlalu Dingin 

Masalah umum yang ditemukan selama inspeksi mobil juga termasuk pada AC yang kurang dingin. Penyebab masalah AC ini bisa dari banyak hal, mulai dari freon habis maupun kebocoran pada selang AC. 

Inspektor yang merasa ac kurang dingin, biasanya akan mengecek sumber masalahnya. 

Anda pun dapat mengecek penyebabnya dari laporan inspeksi mobil, sehingga bisa melakukan perbaikan dengan tepat. 

3. Perbaikan Cat pada Beberapa Body Mobil 

Kebanyakan pemilik mobil bekas sering kali mengecat ulang mobilnya sebelum menjual. Pengecatan ini bertujuan untuk meningkatkan harga mobil dengan membuat tampilannya seperti baru. 

Namun, masalah ini tidak boleh Anda anggap sepele. Selain mempercantik tampilan mobil, biasanya pengecatan bertujuan untuk menutupi kerusakan body. 

Misalnya, ada lecet yang cukup parah pada body mobil sehingga menutupi indikator pernah kecelakaan. 

Begitu juga dengan tujuan menyembunyikan kerusakan pada rangka atau sasis. 

Baca Juga: Berapa Lama Waktu Inspeksi Mobil Bekas? Ini Durasi Idealnya!

4. Perpindahan Gigi yang Terasa Kasar 

Saat test drive, bukan hanya pengereman saja yang kerap jadi perhatian inspektor tapi juga perpindahan gigi. Mobil bekas bisa saja memiliki perpindahan gigi yang kasar dan bagi orang awam itu wajar. 

Namun tidak bagi inspektor, karena mobil bekas yang perpindahan giginya kasar bisa jadi tanda kerusakan mechatronic. Komponen ini berfungsi untuk mengatur perpindahan gigi secara elektronik dan hidrolik. 

Apabila mengalami kerusakan, Anda harus bersiap untuk menggantinya dan harganya sama seperti beli mobil baru. 

5. Kerusakan pada Sensor 

masalah umum yang ditemukan selama inspeksi mobil

Masalah umum pada mobil modern tidak pernah terlepas dari sensor yang mengirimkan sinyal ECU (Electronic Control Unit). Jika sensor sudah rusak, maka sulit bagi ECU mendeteksi kerusakan pada mobil. 

Di sinilah inspektor mobil bekas akan mengecek sensor mana saja yang mengalami kerusakan dan butuh perbaikan. Meskipun harga sensor tidak terlalu mahal, tapi proses perbaikannya perlu waktu lama karena cukup rumit. 

Baca Juga: 5 Checklist Inspeksi Mobil yang Perlu Diperiksa

6. Kondisi Ban yang Sudah Aus 

Selain body, mobil bekas juga punya bagian fisik yang mudah dikenali kerusakannya yaitu bagian ban. Banyak orang yang menjual mobil bekas dalam kondisi ban yang aus, sehingga ini adalah masalah umum. 

Hanya saja, Anda harus memperhatikan bagaimana pola keausan ban. Jika ban mobil aus dengan pola yang tidak rata, bisa jadi ada masalah pada beberapa komponen seperti kaki-kaki mobil bermasalah. 

7. Aki Mulai Rusak 

Bukan hanya ban mobil yang bisa mengalami aus, tapi juga aki mobil. Aki berfungsi untuk menyimpan daya dan menyuplai listrik, tanpanya mobil tidak akan dapat menyala. 

Ketika aku mulai rusak, kemampuannya menyimpan daya berkurang sehingga suplai listrik terganggu. Lampu mobil mulai redup dan bahkan mobil sulit untuk dinyalakan. 

Kerusakan ini bisa Anda deteksi awal dengan melakukan inspeksi mobil bekas sebelum membeli. Karena penggantian aki perlu biaya yang tidak sedikit. 

8. Mesin Mobil Mengalami Penurunan Performa 

Sangat wajar jika mesin mobil mengalami keausan dan penurunan performa karena masalah usia. Anda bisa mempertimbangkan masalah ini kerap terjadi pada mobil yang sudah bekerja lebih dari 15 tahun. 

Inspeksi mobil apa saja untuk mengetahui penurunan performa mesin? Inspektor akan mengecek soal suara kasar yang muncul saat berkendara, akselerasi yang lemah, hingga terasa getaran dari mesin. 

Keausan pada mesin mobil inilah yang bisa mengakibatkan pemakaian bahan bakar lebih boros karena mesin bekerja terlalu keras. Anda pun akan sulit berakselerasi, khususnya melewati medan tanjakan. 

9. Mobil Bergetar saat di Jalan Mulus

Mobil lawas juga kerap mengalami masalah pada sistem suspensinya yang membuat mobil bergetar hebat bahkan saat berjalan di aspal mulus. 

Kondisi ini bisa berasal dari karet bushing yang getas, sehingga tidak bisa meredam getaran. Bisa juga karena shock absorber yang rusak, hingga kebocoran oli shock. 

Namun, jika mobil terasa halus saat di medan apapun bisa jadi tanda mobil lulus inspeksi dari masalah suspensi. 

Semua masalah umum yang ditemukan selama inspeksi mobil ini memiliki dampak yang berbeda. Ada yang masih mudah diperbaiki, ada pula yang perlu penggantian komponen dengan harga mahal. 

Dengan melakukan inspeksi, Anda bisa memperkirakan biaya perbaikan dan memutuskan membelinya atau tidak. Karena itu, pastikan Anda bekerja sama dengan jasa inspeksi mobil bekas terpercaya seperti CarsCheck. 

Bersama CarsCheck, Anda akan mengetahui masalah mobil lebih dini dari teknisi profesional. Proses bookingnya pun bisa melalui online, sehingga Anda bisa tunggu laporan inspeksinya di rumah. 

Yuk, segera pakai CarsCheck jika Anda sudah memiliki mobil bekas incaran yang ingin dibeli!

Related Post

Social Media

Random Post

01

04