Kendati termasuk komponen vital, kaki-kaki mobil sering jadi bagian paling rentan mengalami kerusakan. Maka penting bagi pemilik untuk segera cek kaki-kaki mobil bunyi guna memastikan penyebabnya.
Pasalnya, munculnya bunyi tidak wajar kerap mengindikasikan adanya masalah yang berpotensi menyebabkan kerusakan fatal yang mengancam keamanan berkendara.
Pengecekan dan penanganan segera perlu Anda lakukan supaya tidak kerusakan tidak merembet. Mari cari tahu bagaimana cara mengeceknya.
Cara Cek Kaki-kaki Mobil Bunyi
Ketika kaki-kaki mobil mengeluarkan bunyi tidak wajar, Anda bisa melakukan pengecekan dengan mengikuti langkah-langkah berikut:
1. Memeriksa Visual Ban dan Velg
Sebelum cek kaki-kaki mobil, Anda bisa memulai dengan pemeriksaan kondisi ban. Perhatikan visual ban mulai dari tekanan angin, kondisi tapak ban, hingga ada tidaknya benda asing yang tertancap ke ban.
Keausan ban berkaitan erat dengan kerusakan pada bagian kaki-kaki mobil. Sayangnya, hal ini sering kali luput dari perhatian pemilik.
Saat mengecek ban, perhatikan tingkat keausan dan polanya. Ban yang aus secara tidak merata atau tapaknya terkikis pada satu sisi dapat menandakan kerusakan shockbreaker.
Keausan yang tidak merata pada permukaan ban juga bisa terjadi karena suspensi tidak sejajar.
Selain ban, Anda sebaiknya cek juga kondisi velg mobil. Kerusakan fisik pada velg mobil seperti retak atau penyok juga dapat menjadi penyebab mobil tidak stabil saat melaju.
Baca Juga: 5 Cara Cek Ketebalan Ban Mobil, Owner Wajib Tahu!
2. Mengecek Komponen Kaki-kaki
Bunyi kaki kaki mobil yang berisik merupakan tanda umum masalah pada komponen kaki-kaki.
Penyebabnya sendiri bisa berbeda-beda, antara lain bushing yang sudah aus, longgarnya tie rod atau ball joint, dan kerusakan shockbreaker.
Anda bisa mengecek kondisi komponen secara visual satu per satu untuk mencari tanda-tanda kerusakan. Beberapa tanda yang nampak jelas yaitu kebocoran, retakan, dan karat.
Jika Anda menemukan tanda kerusakan atau keausan komponen, maka perlu untuk segera mengganti.
Namun, terkadang kerusakan komponen kaki-kaki bisa sulit untuk dideteksi. Sehingga sebaiknya membawa mobil ke bengkel untuk pemeriksaan secara mendetail.
3. Menggoyangkan Mobil
Salah satu trik simple untuk cek bunyi kaki kaki mobil yaitu dengan menggoyangkan sisi depan mobil secara vertikal.
Caranya yaitu dengan mengayunkan atau menggenjot bagian depan mobil ke atas-bawah beberapa kali.
Jika terasa ayunan keras, maka ada kemungkinan shockbreaker mobil mulai melemah. Shockbreaker yang perlu diganti juga bisa ditandai dengan munculnya ayunan beberapa kali.
Sementara itu, jika mobil berayun hanya sekali saja setelah Anda melepaskan tekanan, maka tandanya shockbreaker dalam kondisi baik.
4. Memperhatikan Performa Saat Berkendara
Ada satu lagi cara pengecekan kaki-kaki mobil secara mandiri, yaitu dengan memperhatikan performa selama berkendara.
Saat mengemudi, perhatikan ada tidaknya tanda-tanda kerusakan. Mulai dari gejala yang jelas seperti kaki kaki mobil bunyi gluduk atau berdecit.
Bunyi tidak normal terutama terdengar keras saat mobil melewati jalan yang tidak rata atau berlubang.
Selain bunyi, perhatikan tingkat getaran yang terasa ketika mobil berjalan. Kondisi kaki-kaki bermasalah sering kali menyebabkan mobil terasa keras, tidak nyaman, atau bergetar berlebihan saat melewati jalan berlubang.
Tanda-tanda lain yang perlu Anda waspadai yaitu setir yang terasa berat ketika berbelok, handling yang terasa sulit, dan mobil oleh atau belok sendiri saat melaju lurus.
Baca Juga: Begini 5 Cara Cek Cakram Rem Mobil dari Rumah!
Solusi Mengatasi Kaki-kaki Mobil Bunyi
Kerusakan pada bagian kaki-kaki mobil perlu untuk Anda atasi secepat mungkin supaya tidak mengancam kenyamanan dan keamanan berkendara. Berikut beberapa cara mengatasinya:
1. Membawa Mobil ke Bengkel untuk Pemeriksaan
Meskipun bisa sendiri, cek kaki-kaki mobil bunyi lebih dianjurkan dilakukan di bengkel. Sebab pemeriksaan bagian kaki-kaki merupakan proses yang rumit dan memerlukan keahlian.
Terlebih lagi, berbagai komponen kaki-kaki letaknya sulit untuk Anda amati secara visual. Sehingga perlu pengecekan menyeluruh bagian bawah kendaraan.
2. Mengganti Komponen yang Rusak
Bunyi tidak wajar sering kali menandakan adanya kerusakan komponen kaki-kaki. Maka solusinya adalah mengganti setiap komponen yang sudah rusak atau aus.
Anda sebaiknya melakukan penggantian komponen di bengkel terpercaya yang menggunakan sparepart original.
3. Melakukan Penyetelan Ulang Shockbreaker
Penyetelan ulang merupakan tahap wajib setelah melakukan penggantian komponen shockbreaker.
Tujuannya yaitu untuk memastikan tidak ada kelonggaran pada komponen shockbreaker dan support shockbreaker.
Kelonggaran komponen tersebut berpotensi menyebabkan mobil kembali tidak stabil, bahkan shockbreaker rusak lagi.
4. Memberikan Perawatan Rutin untuk Mobil
Perawatan rutin sangat bermanfaat untuk mendeteksi dan mencegah masalah pada kaki-kaki mobil.
Saat pemeriksaan, mekanik bengkel akan melakukan pengecekan pada komponen-komponen kaki-kaki.
Sehingga mobil bisa mendapatkan penanganan sebelum muncul kerusakan serius.
Baca Juga: 7 Cara Mengetahui Mesin Mobil Masih Bagus dan Bandel
Sekian penjelasan mengenai cara cek kaki-kaki mobil bunyi dan solusi mengatasinya. Mengingat fungsinya yang krusial, pengecekan kaki-kaki sebaiknya Anda percayakan pada tenaga ahli.
CarsCheck menyediakan layanan pengecekan mobil bekas terlengkap dengan biaya ramah di kantong.
Layanan kami meliputi pemeriksaan pada seluruh bagian mobil, termasuk mesin, transmisi, dan kaki-kaki.
Kami juga memberikan perlindungan untuk mobil bekas dalam bentuk garansi. Yuk, pesan jasa cek mobil bekas terbaik CarsCheck sekarang juga!
Erwin Juntoro telah menggeluti dunia otomotif sejak tahun 2018. Dengan latar belakang pendidikan dari SMK Otomotif, Erwin memiliki keterampilan yang baik mengenai kelistrikan, mesin, transmisi, dan modifikasi kendaraan. Saat ini ia aktif berbagi pengetahuan di website CarsCheck.