Penyebab dan Cara Menghilangkan Asap Hitam pada Mesin Diesel

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Print
asap hitam pada mesin diesel

Apakah Anda pernah mendapati asap hitam pada mesin diesel mobil kesayangan? Tanda ini adalah peringatan yang serius bahwa terdapat sesuatu yang salah pada mesin mobil Anda. Tentu Anda tidak boleh mengabaikannya.

Asap hitam keluar akibat pembakaran yang tidak sempurna. Alasan lainnya bisa jadi karena terdapat masalah pada pasokan bahan bakar mobil Anda. Alhasil, masalah tersebut berdampak pada bagian lainnya.

Baca Juga: 7 Penyebab Munculnya Asap Putih pada Mesin Diesel, Cek Sini!

Penyebab Asap Hitam pada Mesin Diesel

Mesin kendaraan yang mengeluarkan asap hitam dapat terjadi karena hal-hal berikut ini.

1. Filter Udara Tersumbat

Filter udara merupakan jalan keluar masuknya udara pada mesin kendaraan. Jika filter udara tersumbat, aliran keluar masuk udara menjadi tidak lancar. Hal ini berakibat pada pasokan udara ke silinder menjadi kurang. 

Kondisi tersebut mengakibatkan mobil membutuhkan lebih banyak bahan bakar. Alhasil, mesin mengeluarkan asap hitam. 

Pada kondisi yang sama, Anda juga dapat melihat asap yang lebih tebal keluar akibat mengemudi di bawah tekanan lantaran mesin perlu bekerja menyedot bahan bakar lebih banyak.

2. Injektor Bahan Bakar Buruk

Penyebab asap hitam pada mobil selanjutnya bisa karena injektor. Injektor bahan bakar juga rentan terhadap penyumbatan. Ketika injektor tersumbat, pasokan bahan bakar tidak berada pada tingkat normalnya, bisa jadi kekurangan atau kelebihan.

Ketika bahan bakar yang disemprotkan ke silinder terlalu banyak, mesin berjalan dengan banyak campuran bahan. Alhasil, tidak ada cukup udara di ruang pembakaran karena sudah terlalu penuh. Kondisi inilah yang mengakibatkan asap hitam keluar.

3. Katup EGR Kotor

Katup EGR (exhaust gas recirculation) berfungsi untuk mengurangi emisi zat berbahaya dengan mensirkulasikan kembali gas buang. Sebagian dari gas ini dikembalikan ke ruang pembakaran. 

Katup EGR yang kotor tidak akan berfungsi normal. Saat EGR kotor, asap hitam akan keluar dari knalpot karena ketidakseimbangan sirkulasi gas.

Baca Juga: Diagnosa Kerusakan Sistem Kelistrikan Mobil, Wajib Cek Ini!

Cara Menghilangkan Asap Hitam pada Mesin

Setelah mengetahui penyebabnya, kini Anda perlu menghilangkan asap hitam. Berikut sejumlah cara untuk menghilangkan asap hitam pada mesin.

1. Membersihkan Filter Udara

Salah satu penyebab munculnya asap hitam adalah karena filter udara tersumbat. Itulah sebabnya, Anda perlu menjaga kebersihan filter udara untuk memastikan filter berfungsi dengan baik. 

Bersihkan dan ganti filter udara secara rutin untuk menjaga filter bebas dari penumpukan debu dan kotoran yang dapat menghambat jalan keluar masuknya udara. 

2. Menggunakan Aditif Bahan Bakar

Aditif bahan bakar adalah zat yang ditambahkan pada bahan bakar untuk menjaga kinerjanya. Aditif bahan bakar dapat membantu membersihkan endapan yang menumpuk di injektor bahan bakar, katup, dan ruang pembakaran.

Dengan membersihkan penumpukan pada injektor, aditif dapat membantu mesin bekerja lebih efisien. Alhasil, jarak tempuh per liter bahan bakar kembali optimal.

Selain itu, aditif bahan bakar juga dapat membantu mengurangi emisi berbahaya dengan memastikan pembakaran bahan bakar yang lebih bersih dan efisien.

Beberapa aditif juga mengandung agen anti-korosi yang membantu melindungi komponen mesin dari kerusakan akibat karat. Itulah sebabnya, dengan menambahkan aditif, asap hitam pada mesin akan hilang.

Baca Juga: Berapa Jangka Waktu Service Mobil yang Ideal? Cek di sini

3. Menjaga Kebersihan Katup EGR

Karena katup EGR yang kotor dapat menjadi penyebab munculnya asap hitam, Anda perlu menjaga kebersihan katup EGR. 

Lakukan pemeriksaan rutin pada katup EGR. Tujuannya memastikan tidak ada penumpukan kotoran atau endapan karbon. Selanjutnya, Anda perlu membersihkan katup EGR secara berkala, pastikan mengikuti langkah pembersihan dengan benar ya!

Untuk mengurangi penumpukan karbon pada katup EGR, Anda harus menggunakan bahan bakar berkualitas. Dengan menjaga kualitas bahan bakar, tidak akant erjadi penumpukan karbon sehingga asap hitam pada mesin diesel tidak akan muncul lagi.

Agar asap hitam tidak muncul lagi, Anda perlu melakukan perawatan secara rutin. Selain itu, sebelum membeli mobil bekas berikutnya, pastikan untuk melakukan inspeksi agar mobil bekas Anda mendapat pemeriksaan secara menyeluruh.

Jasa inspeksi mobil bekas membantu Anda mengetahui kondisi mobil sebenarnya. Dengan begitu, Anda dapat terhindar dari risiko finansial yang bisa jadi merugikan. Oleh karena itu, pastikan memilih inspektor profesional dari CarsCheck.

Realated Post

Post Terbaru